Bayi pun sudah pandai mengingat

Libur panjang kemarin, gw sempat terperangah oleh Kevin. Bayi gw yang baru berusia 9 bulan ternyata sudah memiliki daya ingat yang cukup kuat.
Ceritanya dimulai ketika hari Rabu sebelum berangkat kerja, Kevin melepas keberangkatan papinya ke kantor. Biasanya kalau mau kerja gw sengaja minta sodara gw yang bantuin mengasuh untuk mengalihkan perhatiannya, sebab kalau melihat mata anak gw yang mau ikut, suka ga tahan :) . Karena tahu besok libur panjang, saat pamitan gw janjiin kalau besok kita jalan2.

Ternyata besok harinya Kevin ga mau tidur. Biasanya, Kevin sudah punya jadwal sendiri, jam 4 dini hari anak gw pasti sudah bangun, minum susu + sarapan biskuit & main sama papi-mamina sampai kita berangkat kerja. Biasanya habis keluar jalan2 pagi, anak gw tidur dulu sebentar. Tidur ayam, paling setengah jam, sarapan pagi dan lanjut tidur lagi sehabis mandi. Hari Kamis itu Kevin tidak seperti biasanya, tidak mau tidur. Kebetulan sejak yang bantu2 dirumah resign kalau pagi kami harus kerja bakti beres2 rumah. Karena libur, kerjaan rumah jadi nambah porsinya, sehingga ga terasa hari sudah agak siang. Dan Kevin juga ikut2an sibuk sendiri. Coba untuk membuatnya tidur tetap tidak mau. Ternyata sepertinya anak gw takut ditinggal dan tidak jadi jalan2, sehingga tidak mau tidur juga. Setelah inisiatif untuk mengajaknya berbelanja keperluan mingguan. Sampai dirumah baru Kevin mau tidur.

Waduh, harus hati2 kalau janji ke anak, meski masih bayi sekalipun. Bayi juga sudah dapat mengingatnya dan akan menagih janji. Mungkin hikmahnya, kalau bayi rewel tidak seperti biasanya coba ingat2 janji apa yang pernah kita utarakan yang belum dilakukan.


About this entry